A. Pendahuluan
Indonesia adalah salah satu negara pengguna facebook terbesar. Indonesia masih nangkring di 10 besar, tepatnya ada di posisi 3 negara pengguna facebook terbanyak.
Walau koneksi internet Indonesia cukup lemot ternyata Indonesia bisa menjadi negara terbesar ke 3 pengguna facebook, karena mungkin sekarang trendnya orang lebih suka membuka facebook lewat HP dibanding PC karena lebih simpel dan bisa buka akun facebook dimana saja kapan saja dan tentu saja tidak membutuhkan koneksi internet yang super cepat.
Dalam perkuliahan, banyak dosen yang sudah mencoba berbagai cara untuk membangun komunikasi di dunia maya sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Contohnya seperti membagikan suasana perkuliahan secara langsung melalui facebook. Di kelas, saat mendiskusikan sesuatu, kemudian mencari perbandingan dengan yang sejenis melalui searching, dosen langsung menshare materi pada kelompok listing mahasiswa peserta mata kuliah yang sama. Mereka yang tidak dapat hadir di ruang kuliah, dapat mengikut materi yang kami temukan secara langsung dimanapun mereka berada. Ada pula kegiatan mencari ebook dan komunitas pendidikan menjadi lebih mudah dan menarik dalam lingkup yang tidak terbatas.
Sementara yang akan saya bahas disini adalah pemanfaatan facebook dalam perkuliahan jurusan Teknologi Pendidikan dimana sudah menjadi hal biasa dalam menggunakan internet sebagai media pembelajaran mahasiswanya. Lebih spesifik, penggunaan grup dalam facebook di mata kuliah Difusi Inovasi Pendidikan (DIP). Menelaah pertanyaan “Apakah Forum Group Discussion IDP ini termasuk inovasi dalam mata kuliah ini?". Kalau Anda jawab "YES", atau "NO" atau "YES & NO", berikan alasan mengacu pada teori Rogers & Reigeluth”. Pertanyaan ini merupakan sebagian dari aktivitas perkuliahan DIP yang dikemas dalam grup facebook DIP. Dari sini bisa kita lihat efek dan respon yang dihasilkan dari mahasiswa yang mengikuti mata kuliah ini. Untuk itu saya melakukan survey terhadap responden (mahasiswa TP di mata kuliah DIP) agar dapat terukur respon dari mahasiswa dalam keaktifan dan keberagaman dalam menjawab pertanyaan. Survey dilakukan dengan teknik tabulasi.
B. Hasil Survey
Data 1 (Keikutsertaan Mahasiswa Menanggapi Pertanyaan)
Tabel dan diagram diatas menjelaskan jumlah mahasiswa yang menjawab sebanyak 26 dan yang belum menjawab 5 orang dari total 31 orang.
Data 2 (Keragaman Jawaban)
Tabel dan diagram diatas menjelaskan tentang ragam jawaban mahasiswa. Dikategorikan dalam jawaban YES, No, dan YES & NO.
Data 3 (Klasifikasi Jawaban Berdasarkan Alasan)
Tabel dan diagram diatas menjelaskan tentang macam-macam jawaban berdasarkan alasannya.
C. Pembahasan
Dari hasil survey yang saya lakukan tersebut, terlihat jika forum diskusi grup DIP berjalan dan ada antusiasme dari mahasiswanya. Namun terlihat pula ada beberapa yang mengikuti diskusi di waktu-waktu akhir dimana akan menjelang tatap muka kuliah. Hal ini dikarenakan banyak factor. Meski internet tidak terbatas ruang dan waktu, tetap saja ada suatu hal yang menghambat. Tidak semua mahasiswa menyadari postingan yang terbaru dengan tepat waktu, ada pula yang tidak berkenan menanggapi lebih dahulu alias menunggu tanggapan mahasiswa lainnya. Mungkin karena kurangnya membatasi waktu atau penjadwalan agar mahasiswa bisa menerima postingan dengan serempak.
Bila dilihat dari jawaban dalam menanggapi pertanyaan, mahasiswa lebih banyak mengatakan YES untuk Forum Diskusi DIP sebagai inovasi dengan mengacu teori Roger. Dan NO untuk teori Reigeluth. Saya rasa sejauh ini jawaban masih relative. Rogers menyatakan bahwa inovasi merupakan ide, praktik, atau objek yang dianggap baru oleh suatu individu atau kelompok.
Reigeluth menyatakan bahwa inovasi adalah suatu proses perubahan secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam mencapai suatu tujuan tertentu dimana hal ini dilakukan untuk memperbaiki sistem yang telah ada sebelumnya dengan melibatkan berbagai aspek agar tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai. Teori ini banyak yang berpendapat tidak sesuai jika Forum Diskusi DIP dikatakan sebagai inovasi karena prosesnya tidak menyeluruh dan tidak berkelanjutan.
D. Kesimpulan
Facebook dapat menjadi media pembelajaran yang baik bila dikelola dengan baik pula. Materi yang disampaikan di grup bisa kembali dibahas ketika kuliah tatap muka. Hal ini agar menghindarkan dari efek bingung pada mahasiswa. Metode ini bagus karena bisa mendidik mahasiswa untuk mandiri dan percaya diri akan pendapat sendiri. Hanya saja perlu penjadwalan yang konsisten dan ada umpan balik dari dosen pengampu.
Metode ini merupakan inovasi atau bukan, jawabannya relative karena pandangan individu yang beragam.
Daftar Pustaka
http://archuntagsmg.academia.edu/EkoNursanty/Blog/3846/Using-Facebook-in-my-education-process
http://www.ogameslucky.com/indonesia-negara-pengguna-facebook-terbesar-ke-3-di-dunia
http://www.facebook.com/groups/168239919956693/
Sadar akan situasi,Untung rugi tergantung ketenangan diri,Rasa takut harus dikuasai,Viva harus dihargai,Ingat dimana kau berada,Vakum harus diisi,Adat setempat harus diikuti,Latih dirimu dan belajarlah. SURVIVAL
Minggu, 11 Maret 2012
Sabtu, 10 Maret 2012
Ayah Bambang
Dimana akan ku cari
Aku menangis seorang diri
Hatiku selalu ingin bertemu
Untukmu aku bernyanyi
Untuk ayah tercinta
Aku ingin bernyanyi
Walau air mata di pipiku
Ayah dengarkanlah
Aku ingin berjumpa
Walau hanya dalam mimpi
Lihatlah hari berganti
Namun tiada seindah dulu,
Datanglah aku ingin bertemu
Denganmu aku bernyanyi
Aku menangis seorang diri
Hatiku selalu ingin bertemu
Untukmu aku bernyanyi
Untuk ayah tercinta
Aku ingin bernyanyi
Walau air mata di pipiku
Ayah dengarkanlah
Aku ingin berjumpa
Walau hanya dalam mimpi
Lihatlah hari berganti
Namun tiada seindah dulu,
Datanglah aku ingin bertemu
Denganmu aku bernyanyi
AYAH
Engkaulah nafasku
Yang menjaga di dalam hidupku
Kau ajarkan aku menjadi yang terbaik
Kau tak pernah lelah
S'bagai penopang dalam hidupku
Kau berikan aku semua yang terindah
Aku hanya memanggilmu ayah
Di saat aku kehilangan arah
Aku hanya mengingatmu ayah
Jika aku tlah jauh darimu
Dipersembahkan untuk Ayah, Alm H.Drs. Bambang Hermanto...
Yang menjaga di dalam hidupku
Kau ajarkan aku menjadi yang terbaik
Kau tak pernah lelah
S'bagai penopang dalam hidupku
Kau berikan aku semua yang terindah
Aku hanya memanggilmu ayah
Di saat aku kehilangan arah
Aku hanya mengingatmu ayah
Jika aku tlah jauh darimu
Dipersembahkan untuk Ayah, Alm H.Drs. Bambang Hermanto...
Selasa, 25 Oktober 2011
lebih dari kata
Pasir putih berarak pergi
Dengan lembut daun melambai
Dapatkah aku telusuri
Sesuatu yang tak bertepi
Adakah kau temani
Bersama ku disini
Ingini kaki berlari
Bersama riangnya sang mentari
Telahkah ku sampai
Ataukah sebatas mimpi
Tak akan kusesali
Hinanya hidup ini
Coba tengok aku disini
Mengharap kau kasihi
Bukan kau dustai
Jangan tanyakan kami
Yang hanya menghitung hari
Harusnya ku ajak burung bernyanyi
Dan ku coba tuk menari
Tapi mengapa tak kau iringi
Sebaliknya kau hindari
Tinggallah kini ku sendiri
Ditemani angin yang berhembus sepi
Hidup dengan rasa mati
Embun terasa bagai sepercik api
Hanya waktu yang menghormati
Hanya bulan yang setia pada bumi
Semua tahu dunia itu ramai
Tapi jangan buat ini sunyi
Kau dimana begitu hampa aku disini
Hidup yang kumiliki
Sebatas tulisan tak berarti
Rumput pun tertawa geli
Semua terasa usai
Inikah yang kau beri
Jauh berbeda dari kisah sejati
Padahal langit memberiku janji
Mungkin akan terkabul nanti
Dan tak pernah lelah tuk ku menanti
Sambil ku tunggu sang merpati
Datang tuk kabari
Ingin kutulis sebuah puisi
Untukmu dari hati
Dengan lembut daun melambai
Dapatkah aku telusuri
Sesuatu yang tak bertepi
Adakah kau temani
Bersama ku disini
Ingini kaki berlari
Bersama riangnya sang mentari
Telahkah ku sampai
Ataukah sebatas mimpi
Tak akan kusesali
Hinanya hidup ini
Coba tengok aku disini
Mengharap kau kasihi
Bukan kau dustai
Jangan tanyakan kami
Yang hanya menghitung hari
Harusnya ku ajak burung bernyanyi
Dan ku coba tuk menari
Tapi mengapa tak kau iringi
Sebaliknya kau hindari
Tinggallah kini ku sendiri
Ditemani angin yang berhembus sepi
Hidup dengan rasa mati
Embun terasa bagai sepercik api
Hanya waktu yang menghormati
Hanya bulan yang setia pada bumi
Semua tahu dunia itu ramai
Tapi jangan buat ini sunyi
Kau dimana begitu hampa aku disini
Hidup yang kumiliki
Sebatas tulisan tak berarti
Rumput pun tertawa geli
Semua terasa usai
Inikah yang kau beri
Jauh berbeda dari kisah sejati
Padahal langit memberiku janji
Mungkin akan terkabul nanti
Dan tak pernah lelah tuk ku menanti
Sambil ku tunggu sang merpati
Datang tuk kabari
Ingin kutulis sebuah puisi
Untukmu dari hati
...
Marilah sayang, mari berjalan menjelajahi perbukitan,
Salju telah cair dan Kehidupan telah terjaga dari kantuknya
kini mengembara menyusuri pegunungan dan jurang-jurang
Mari menapaki jejak musim semi yang menjelang
Ladang-ladang jauh, dan mendaki puncak-puncak perbukitan
‘Tuk menadah ilham dari tempat ketinggian,
Di atas hamparan ngarai nan sejuk kehijauan.
Kemarilah sayang mari meneguk sisa mata air
musim dingin, dari piala kelopak bunga lili,
menentramkan jiwa, dengan gerimis nada-nada
Curahan simfoni burung-burung bernyanyi
dalam gita sukacita dibius angin mamiri
Mari duduk di batu besar itu, tempat bunga fiola ungu
berteduh dalam persembunyian, dan meniru
Kemanisan mereka dalam pertukaran kasih rindu.
Salju telah cair dan Kehidupan telah terjaga dari kantuknya
kini mengembara menyusuri pegunungan dan jurang-jurang
Mari menapaki jejak musim semi yang menjelang
Ladang-ladang jauh, dan mendaki puncak-puncak perbukitan
‘Tuk menadah ilham dari tempat ketinggian,
Di atas hamparan ngarai nan sejuk kehijauan.
Kemarilah sayang mari meneguk sisa mata air
musim dingin, dari piala kelopak bunga lili,
menentramkan jiwa, dengan gerimis nada-nada
Curahan simfoni burung-burung bernyanyi
dalam gita sukacita dibius angin mamiri
Mari duduk di batu besar itu, tempat bunga fiola ungu
berteduh dalam persembunyian, dan meniru
Kemanisan mereka dalam pertukaran kasih rindu.
Langganan:
Postingan (Atom)









