Selasa, 25 Oktober 2011

lebih dari kata

Pasir putih berarak pergi
Dengan lembut daun melambai
Dapatkah aku telusuri
Sesuatu yang tak bertepi
Adakah kau temani
Bersama ku disini

Ingini kaki berlari
Bersama riangnya sang mentari
Telahkah ku sampai
Ataukah sebatas mimpi
Tak akan kusesali
Hinanya hidup ini
Coba tengok aku disini
Mengharap kau kasihi
Bukan kau dustai

Jangan tanyakan kami
Yang hanya menghitung hari
Harusnya ku ajak burung bernyanyi
Dan ku coba tuk menari
Tapi mengapa tak kau iringi
Sebaliknya kau hindari
Tinggallah kini ku sendiri
Ditemani angin yang berhembus sepi

Hidup dengan rasa mati
Embun terasa bagai sepercik api
Hanya waktu yang menghormati
Hanya bulan yang setia pada bumi
Semua tahu dunia itu ramai
Tapi jangan buat ini sunyi
Kau dimana begitu hampa aku disini

Hidup yang kumiliki
Sebatas tulisan tak berarti
Rumput pun tertawa geli
Semua terasa usai
Inikah yang kau beri
Jauh berbeda dari kisah sejati
Padahal langit memberiku janji
Mungkin akan terkabul nanti
Dan tak pernah lelah tuk ku menanti

Sambil ku tunggu sang merpati
Datang tuk kabari
Ingin kutulis sebuah puisi
Untukmu dari hati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar