Selasa, 25 Oktober 2011

...

Marilah sayang, mari berjalan menjelajahi perbukitan,
Salju telah cair dan Kehidupan telah terjaga dari kantuknya
kini mengembara menyusuri pegunungan dan jurang-jurang
Mari menapaki jejak musim semi yang menjelang
Ladang-ladang jauh, dan mendaki puncak-puncak perbukitan
‘Tuk menadah ilham dari tempat ketinggian,
Di atas hamparan ngarai nan sejuk kehijauan.
Kemarilah sayang mari meneguk sisa mata air
musim dingin, dari piala kelopak bunga lili,
menentramkan jiwa, dengan gerimis nada-nada
Curahan simfoni burung-burung bernyanyi
dalam gita sukacita dibius angin mamiri
Mari duduk di batu besar itu, tempat bunga fiola ungu
berteduh dalam persembunyian, dan meniru
Kemanisan mereka dalam pertukaran kasih rindu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar